TEMAN HUJAN




Temanku. Namanya Hujan
Aku selalu merindukan kehadirannya yang sulit ditebak
Dia selalu saja datang sesuka hatinya, lalu pergipun semaunya
Sering kali, dia datang seharian untuk menemaniku
Tapi lebih sering lagi, dia hanya tinggal sebentar saja

Hujan tidak pernah bisa mendengar bisikan hatiku yang merindukan kehadirannya
Saat aku berteriak keraspun, bila belum waktunya, hujan tidak akan datang
sebesar apapun rinduku pada hujan, dia tidak akan datang
sebesar apapun keinginanku untuk bertemu, dia tidak akan datang
karena hujan hanya akan datang di waktu yang tepat


Jalan sawa, 2 Maret 2015

Postingan populer dari blog ini

Totally Mother, Outstanding Children

Ekspektasi dan Realita