Mengkhawatirkanmu

Siang itu,
Tiba-tiba saja langit menjadi gelap
aku sangat memperhatikan langit melalui kaca tanpa tirai waktu itu
seperti katamu, kita akan selalu memandang langit yang sama
Siang itu,
aku melihat awan hitam berjalan beriring, menjadi hitam
hingga siang terasa hampir malam

Hingga sesaat setelah itu,
Hujan turun dengan derasnya, ditemani pasukan petir dan kilatan
di saat itulah aku merasa khawatir
mengkhawatirkanmu
apakah kamu tetap baik-baik saja? disana?

Hingga akhirnya, hujanpun reda
aku bergegas menyelesaikan pekerjaanku
lalu pulang
Namun, kekhawatiran akanmu tetap ada

Hingga, malam menjelang
aku masih mengkhawatirkanmu
namun, lagi-lagi aku tidak tahu apa

Hingga, aku terlelap
lagi-lagi aku masih mengkhawatirkanmu
hati ini masih belum damai

Hingga, aku terjaga dipertengahan malam
Lantas, aku bertanya pada sahabatku, yang kebetulan ada didekatku
"Apakah tadi siang hujan?"
dia menjawab iya,,,

Astaghfirullah, kataku
Pantas saja ada perasaan sangat khawatir tadi, tapi aku tidak tahu apa

kalau tadi siang hujan, berarti jemuranku basah lagi
aaah, jadi kamu yang membuat khawatir, jemuranku T_T
Yaah, harus dibilas lagi deh...Yasalam

Nb : Gak Jadi romantis, ketawa aja deh hahhahaa

Jalan Sawa, 25 Februari 2015

Postingan populer dari blog ini

Ekspektasi dan Realita