Jangan Bersedih

Mengapa ada orang yang menghabiskan waktunya untuk terlalu lama bersedih,
meratapi sesuatu yang tidak pernah menganggapnya ada
kenapa?
Bukankah waktu kita sangat terbatas, bukankah ada banyak hal yang bisa kita lakukan, saat salah satu impian kita tidak terwujud?
Bukankah, dengan tertutupnya sebuah jalan akan membukakan pintu-pintu kesempatan lain?
apa mungkin karena kacamata yang kita gunakan berbeda? sehingga kamu hanya berfokus pada apa yang tidak kamu dapatkan, sedangkan aku, saat gagal, aku berfikir untuk terus maju, terus melangkah, mencari kesempatan baru. kesempatan yang pasti lebih baik, aku yakin. kesempatan yang lebih tepat dan kesempatan yang memang Allah takdirkan buatku.

aku, seperti kamu....
Mengalami kegagalan berkali-kali, jatuh berkali-kali, patah hati, dihina orang lain, dianggap remeh orang lain, dimarahin, tidak dipercaya, dan masih banyak hal lainnya.

aku pernah bertanya, pada diriku sendiri
mengapa aku begitu mudah untuk menjadi bahagia kembali, tersenyum kembali, dan tidak pernah meratapi itu semua?
aku heran, kenapa kamu tidak bisa seperti ku, mengikhlaskan....
lalu berbahagia

aku selalu memperhatikanmu, membaca suara hatimu dalam tulisan-tulisanmu kawan
aku tidak mau kamu terus bersedih
mungkin memang berat bagi kamu untuk melupakan, tapi percayalah sesuatu yang memang ditakdirkan untukmu, suatu saat akan tetap menjadi milikmu

kamu punya mimpi kan?
aku ingin memberi tahumu satu hal,
mimpi-mimpi kitalah yang membuat kita kuat,
mimpi-mimpi kitalah yang membuat kita bangun dengan wajah bahagia
karena mimpi kita, hanya kitalah yang bisa memperjuangkan untuk mewujudkannya

ayo, jangan terpuruk lagi!
walaupun kamu bukan orang yang suka membuat dan menuliskan lifeplan,
tapi percayalah,
lifeplan-lifeplanmu bisa membuatmu melupakan kesedihan itu

Postingan populer dari blog ini

Ekspektasi dan Realita