Ahsudahlah

Dalam hidup, tentulah banyak sekali sesuatu-sesuatu yang sulit kita pahami dan kita mengerti, seperti perasaan
Terkadang, waktu kita habis dengan menerka-nerka maksud dari tindakan seseorang
dan sayangnya, yang terlihat oleh kita adalah seolah-olah indah, padahal hal tersebut sama sekali tidak ada

Terkadang, kita membuat sahabat kita lelah untuk mendengarkan cerita-cerita kita yang hanyalah sebuah ilusi
Membebani pikirannya, menghabiskan waktunya
padahal, kebersamaan yang kita jalani bersama sahabat kita akan lebih berharga jika diisi dengan hal-hal produktif seperti, membahas tentang perkuliahan, karier, spiritualitas, hobby, dan cita-cita.

terlebih lagi, kalau kita sedang galau, sahabat kitalah yang akan paling lelah menghadapi kita
disaat kita tidak bisa tidur
disaat kita tidak bisa makan karena lambung menjadi kecil
disaat kita tidak fokus belajar
maka sahabat kitalah yang akan menghabiskan energinya untuk membuat kita semangat lagi
dia selalu berusaha untuk mengembalikan senyum kita, dan bisa jadi sebenarnya dia juga punya masalah.
kita tidak boleh egois sehingga sahabat kita juga menjadi sedih atas perasaan kita.

lupakan tentang perasaan, fokuslah pada mimpi dan cita-cita
bukankah hal itu yang membuatmu semangat bangun di pagi hari?

mulailah mengendalikannya sendiri, agar kita tidak menyusahkan sahabat kita dan orang-orang disekitar kita

percayalah bahwa orang yang terbaik buatmu adalah orang yang memperjuangkanmu dengan cara yang terbaik.
suatu saat pasti ada, seseorang yang berani mengatakannya bukan hanya dihadapan kita atau orang tua kita, tapi dihadapan Allah SWT

sekarang, fokus saja memantaskan diri. Percayalah, Allah sudah menyiapkan seseorang yang tepat dan dia akan ada di waktu yang tepat.
dan jangan membuat lelah sahabatmu sendiri
dia juga butuh didengar, kan?

terima kasih untuk sahabatku yang tak pernah meninggalkanku saat luka

Postingan populer dari blog ini

Totally Mother, Outstanding Children

Ekspektasi dan Realita