The Smooties Bochil

There is nothing better than a friend, unless it is a friend with chocolate. ― Linda Grayson

Magelang, 07 Desember 2014

Terkadang kita lelah dengan segala rutinitas dan masalah yang datang setiap hari dalam kehidupan kita. oleh sebab itu, sahabat adalah penawar dari segala kejenuhan itu. Ditengah hari yang terik, kalian bagaikan segelas smooties yang melegakan dahaga. Thank you for the time that we spent together, bochils :D

Petualangan bochils ke Sungai Elo, Magelang

Pukul enam pagi, para bochil sudah membuat janji untuk bersama-sama pergi ke Magelang. Tapi baru berangkat jam 7 pagi karena cayenya telat akibat mandi dulu :) maaf ya boch....

Kami berenam berangkat naik motor, ada Ruli, Upik, Mbak Nurul, Thoriq, Wisnu dan aku. sepanjang perjalanan yang dilakukan adalah sesi curhat bochil. Aku sudah lama tidak mendengar cerita dari Upik dan pagi itu aku baru tahu apa yang dia alami selama ini.

Satu jam setelah itu, kami tiba di magelang yaitu disebuah resort. Dari resort tersebut kita bersiap-siap  menuju ke start point rafting.

       Karena satu tim terlalu sedikit untuk diantar maka kami menunggu satu tim lagi. Tim keduapun datang dan ternyata adalah bapak-bapak dan ibu-ibu yang hobi traveler. Diangkutan tersebut kami berkenalan dengan mereka. Ternyata mereka adalah pegawai di UGM, lupa nama departemannya apa, yang aku ingat mereka memiliki jobdesk untuk perizinan poster dan macam-macam publikasi di UGM. Ada juga satu bapak yang jadi staff untuk peminjaman GSP. Terus aku bilang ke bapaknya, "pak kalau saya nikahan, diskon 50% dong hehe".
       Mereka tidak lagi muda namun semangatnya tetap muda. Mereka semua bersahabat semenjak kuliah dan bersahabat lagi ditempat kerja tersebut. Mereka adalah geng motor yang suka jalan-jalan keliling jawa bareng-bareng. Bulan lalu mereka baru pulang dari Madura. Dan sekarang mereka Rafting di Magelang. Mereka kocak-kocak sehingga tidak membuat bosan selama menunggu tiba di start point raftingnya. Satu hal yang aku pelajari dari mereka tentang persahabatan, selalu ingin jalan-jalan dengan semangat yang tak pernah padam.

       Well, kita sudah tiba di start point. Kami mengambil paket Rafting plus foto-foto. Alhamdulillah, aku bisa enggak semangat banget kalau berada di tempat bagus tanpa fotografer. untungnya para bocils mau mengeluarkan uang lebih untuk dokumentasi. hehe

ini foto kita sama bapak dan ibu UGM :D

  


setelah berfoto bersama, kami langsung menuju ke perahu karet kami masing-masing. Tim mereka pergi duluan karena telah lebih dulu selesai di briefing. saat kami briefing, kami diajarkan bagaimana memegang dayung yang benar, bagaimana mundur, maju dan berhenti. Yang aku pikirkan saat itu, bagaimana kalau tinggal duduk aja? hehe.

perjalanan dimulai dan ini perahu karet kita, namanya siissuka


 
seru banget walaupun airnya kotor sih....seneng-seneng sambil teriak-teriak padahal tracknya biasa aja hehe
dayung-dayung tapi lelah makanya jadi males, biarlah mas pemandu sama wisnu, thoriq dan mba nurul aja yang dayung.

setelah setengah jam perjalanan, kita istirahat dulu minum air kepala dan makan kue. tapi, pas kita mau diturunin kita dikerjain dulu sama mas pemandunya. tiba-tiba ada komando untuk ke kiri semua, dengan cepat kamipun menuruti, ternyata perahu kita digulingin, nyebur deh...aduh bakteri E.coli masuk mulut semua.....

setelah terjebur kita foto-foto dulu, narsis sedikit masih enggak apa-apalah yaa, kapan lagi jalan-jalan kayak gini :)

 itu yang gak mau loncat dan gak ada usaha loncat, namanya ruli aulia yaa


 Abis nyebur, narsis dulu boleh lah yaa :) 
Wisnu, Upik, Aku, Mba Nurul, Ruli, dan Thoriq


Bochils season..


setelah selesai foto-foto, waktunya makan dan minum...yeiii...dapat kelapa muda...


Perut sudah terisi waktunya jalan lagi, masih jauh ternyata. Selama perjalanan, perahu karet kami sempat tersangkut di batu jadinya perjalanan kami terhambat. Tidak lama setelah dibantu mas pemandu kita bisa jalan lagi, teriak-teriak lagi, seneng terus nyanyi lagu galau, "Jauh dimata, dekat dihati".

kami menjadikan perahu bapak dan ibu tadi sebagai motivasi. Kita anak muda masa' kalah sama mereka. kami mendayung sekuat tenaga agar bisa menyusul mereka. setelah beberapa kali gagal karena di cipratin air sama orang-orang diperahu lain yang menjadi penghambat. Akhirnya kami berhasil menyusul perahu mereka. Lelah lengan ini mendayung -___-

dua jam menyusuri Sungai Elo, bosan juga. Bahan cerita juga sudah habis dan memang rafting sudah mau selesai. Cukuplah hari ini menghilangkan penat yang sudah lama menumpuk di kepala. Terima kasih Bochils....Yuuk Pulang!

*Nantikan Cerita "Bebek Theory" di Instagram yaaa...

Flash back from bochil Khairunnisa sy
Jalan Sawa, 20 Desember 2014 07.33 AM (Menjelang Musyawah KMFA UGM)

Postingan populer dari blog ini

Ekspektasi dan Realita