catatan


Seperti bisa merasakan perasaan seorang ibu yang memilih calon menantu. Dari matanya tersirat harapan sekaligus keraguan. Harapan tentang hari tuanya dan keraguan tentang hari tuanya itu pula.  Khususnya bagi seorang ibu yang memiliki anak lelaki. Memang sih kalau saja salah pilih, maka itu akan mempengaruhi kehidupannya kelak. Bagaimana tidak, apa jadinya bila si istri anak itu adalah orang yang judes dan tidak sayang pada mertuanya. Pasti sangat sakit hatinya bila beliau atau anaknya di marah-marah oleh istrinya. Sebaliknya, bila menantunya orang yang baik dan sholehah, maka akan damailah hari tuanya. Mendapatkan kasih sayang dan penghormatan dan bisa melihat cucunya tumbuh besar...

Postingan populer dari blog ini

Ekspektasi dan Realita