Postingan populer dari blog ini
Motivasi Masuk PPSDMS
Buka-buka folder di leptop, nemuin tulisan yang membuat saya berada di tempat ini.....tempat yang sangat luar biasa. Asrama merah muda (Barbie dorm)....... waktu yang tersisa tinggal 12 bulan lagi, semoga nantinya bisa jadi "BETTER NISA"...amiiinnnnn...... Awalnya saya mendengar kata PPSDMS adalah ketika mengikuti liqo. Seseorang menyarankan saya untuk mendaftar. Lalu saya searching di google tentang PPSDMS. Ternyata PPSDMS bukanlah sekedar lembaga yang memberikan beasiswa, namun juga pemberi bimbingan kepada para mahasiswa agar memiliki jiwa kepemimpinan hebat dan berkarakter baik. kemudian saya mengetahui bahwa mantan Ketua dan Ketua BEM KM UGM serta Mantan Ketua BEM TEKNIK 2010-2011 adalah Alumni PPSDMS. Dari sana saya melihat bukti bahwa output dari pembinaan di PPSDMS sangat sukses. Visi dan misi PPSDMS sudah tercapai dan bukan omong kosong. Berdasarkan faktanya bahwa alumni PPSDMS merupakan orang-orang yang cerdas, aktif, prestatif dan memiliki jiwa leadersh...
Putri Tineke
Sebuah ruangan di Ulen Sentalu yang penuh dengan puisi-puisi untuk putri Tineke(Nama Eropa Beliau), GRAj Koes Sapariam. Ada sekitar 29 puisi yang ditulis oleh teman-teman putri Tineke, baik dari kakaknya, temannya di Eropa dan temannya yang sesama putri. Saat itu, putri Tineke mencintai seorang pangeran. Namun, ibunya tidak merestui hubungan mereka. sehingga membuat putri Tineke sedih. Kesedihan beliau menarik simpati temannya sehingga membuat puisi-puisi untuk beliau agar beliau kuat dan tabah. Tak lama kemudian, kesabaran putri Tineke menjawab cintanya. Saat kakaknya, Pangeran Boby (nama eropa beliau) naik takhta, maka beliau menikahkan adiknya, putri Tineke dengan seorang pangeran yang dicintai adiknya tersebut. Pada saat itu, ibunya tetap masih belum merestui hubungan mereka. Namun, putri Tineke tetap mencoba meminta restu dari ibunya. Takdir cinta memang tidak ada yang tahu. Dalam usia 53 tahun, putri Tineke wafat bahkan mendahului ibunya...






