SatNight in Malioboro

Kami selalu berempat , temen sekosan. Mungkin udah jodoh ya kami dipertemukan di kosan ini. Kami punya beberapa persamaan dasar , yaitu sama-sama dari pulau Sumatra dan sama-sama jomblo berkualitas yang mantap,hahaha. Pak satpam, selalu ngejek kami yang kalo malam minggu Cuma makan depan kosan. Bapaknya itu selalu ngetawain di bilang cantik-cantik kok ga ada pacarnya. Tapi, seperti biasa kami selalu cuekin bapaknya dan tetap pergi ke burjo. Sebenarnya karena kami males keluar malam-malam, lebih banyak bahayanya. Tapi, waktu mau pulang ke Pulau Sumatra, sorenya kami jalan-jalan ke malioboro untuk beli oleh-oleh dan beberapa titipan dari keluarga. Kami naek motor. Niatnya abis belanja mau ke taman sari. Tapi apa hendak di kata. Si ban motor ketemu jodohnya dijalanan yang sangat macet itu. Siapa jodohnya? Hmmm, PAKU. Then, what happen the next? Ini adalah hubungan yang terlarang. Kami harus memisahkan mereka. dengan bertanya sana-sini di mana tempat tambal ban. ...